Diduga Menghindari Wartawan, Pelaksana Proyek Drainase Rp248 Juta di Kayu Bongkok Sepatan Jadi Sorotan.
Tangerang, INTERNASIONALPOS.COM.
Pelaksanaan proyek pembangunan drainase di Jalan Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan. Pasalnya, pihak pelaksana proyek disebut.
Meninggalkan lokasi saat hendak dikonfirmasi oleh awak media pada Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan pembangunan drainase tersebut.
Berada di bawah naungan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.
Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp248.363.800, yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026.
Dengan pelaksana pekerjaan CV. Esa Cemerlang dan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.
Dari dokumentasi foto di lokasi, terlihat sejumlah pekerja tengah melakukan aktivitas pekerjaan drainase.
Tampak pula saluran yang sedang dikerjakan, material bongkaran beton, serta sejumlah karung berisi material hasil pekerjaan yang berada di sekitar lokasi.
Aktivitas pekerja yang berlangsung di area saluran terbuka tersebut turut menjadi perhatian, terutama berkaitan dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengamanan area pekerjaan.
Serta kesesuaian pelaksanaan proyek dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Pelaksana Disebut Pergi Saat Hendak Dikonfirmasi
Menurut keterangan yang disampaikan kepada media, pihak pelaksana proyek diduga meninggalkan lokasi ketika awak media hendak meminta penjelasan mengenai pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi dan kesiapan pihak pelaksana dalam memberikan penjelasan kepada publik.
Padahal, proyek yang menggunakan anggaran pemerintah daerah sudah sepatutnya dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Awak media berkepentingan memperoleh penjelasan terkait metode pelaksanaan pekerjaan.
Kualitas material yang digunakan, penerapan standar keselamatan kerja, serta pengawasan teknis di lapangan.
Meski demikian, alasan pihak pelaksana meninggalkan lokasi belum dapat dipastikan.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan langsung dari pihak yang bersangkutan.
Pengawasan Dinas Terkait Diharapkan Maksimal
Mengingat pembangunan drainase tersebut menggunakan anggaran daerah sebesar Rp248 juta lebih, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang diharapkan melakukan pengawasan secara optimal.
Pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan kontrak, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta ketentuan keselamatan kerja.
Selain itu, keberadaan material bongkaran di sekitar lokasi pekerjaan juga perlu mendapat perhatian agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.
Masyarakat tentu berharap pembangunan drainase tersebut dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.
Transparansi penggunaan anggaran publik menjadi hal penting agar pelaksanaan pembangunan benar-benar mengutamakan kualitas, keselamatan, dan kepentingan masyarakat.
Hingga berita ini disusun, pihak CV. Esa Cemerlang maupun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang belum memberikan tanggapan yang dapat dimuat terkait persoalan tersebut.
Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait guna menjaga keberimbangan pemberitaan.
Papan informasi proyek pembangunan drainase Jalan Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, dengan nilai anggaran Rp248.363.800.
(Abd / Ysn)