SD Negeri Sukamanah 2 Mendesak Butuh Ruang Kelas Baru.
Tangerang, internasionalpos.com.
Keterbatasan sarana prasarana masih menjadi persoalan serius bagi SD Negeri Sukamanah 2 yang berlokasi di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, sabtu (13/12).
Sekolah dasar negeri ini kembali menyampaikan kebutuhan mendesak akan ruang kelas baru demi menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih optimal.
Kepala Sekolah SD Negeri Sukamanah 2, SHODIKIN, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa kondisi ruang kelas saat ini masih jauh dari cukup.
Dengan total 13 rombongan belajar (rombel) yang aktif setiap tahun ajaran, sekolah hanya memiliki 6 ruang kelas.
Sehingga beberapa kegiatan belajar harus dilakukan dengan sistem bergantian.
Selain kekurangan ruang kelas, sekolah ini juga belum memiliki gedung perpustakaan.
Padahal, perpustakaan merupakan sarana fundamental bagi peningkatan literasi siswa.
Tidak hanya itu, halaman sekolah yang sempit semakin membatasi ruang gerak siswa dalam beraktivitas maupun mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
“Jika sekolah mendapatkan tambahan ruang kelas baru berupa bangunan tingkat, maka ruang guru bisa kami alihfungsikan menjadi halaman sekolah.
Hal ini sangat penting agar siswa memiliki ruang yang memadai untuk bermain, berolahraga, serta mengembangkan kreativitas mereka,” jelas SHODIKIN.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan fasilitas ini sudah berlangsung cukup lama. Namun, antusiasme belajar anak-anak tetap tinggi.
Sehingga pihak sekolah berharap pemerintah daerah dapat melihat kebutuhan ini sebagai prioritas.
Dukungan juga datang dari Ketua Komite Sekolah, Ustad Syamsudin, yang menegaskan bahwa kondisi SD Negeri Sukamanah 2 saat ini memang memerlukan perhatian serius dari pihak terkait.
“Kami dari komite sekolah sangat mendukung penuh pengajuan ruang kelas baru ini. Semoga Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang bersama Bupati Tangerang dapat segera turun tangan.
Anak-anak membutuhkan fasilitas yang layak agar proses belajar bisa berlangsung dengan nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, dengan jumlah murid yang terus bertambah setiap tahun, pembangunan ruang kelas, perpustakaan, dan halaman sekolah yang memadai bukan hanya kebutuhan, melainkan keharusan.
Ustad Syamsudin juga menyampaikan bahwa masyarakat sekitar sangat berharap adanya peningkatan fasilitas sekolah.
Mengingat SD Negeri Sukamanah 2 merupakan salah satu sekolah yang menampung banyak siswa dari berbagai kampung di Kecamatan Rajeg.
“Kami optimis, jika fasilitas sekolah diperbaiki dan ditambah, kualitas pendidikan juga akan meningkat.
Anak-anak berhak mendapat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif,” tambahnya.
Dengan berbagai kondisi tersebut, pihak sekolah dan komite berharap adanya perhatian dan kebijakan cepat dari pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana prasarana yang memadai.
(Abd)








