Proyek Jalan Lingkungan di Kelurahan Pakuhaji Diduga Abaikan K3, Papan Informasi Proyek Belum Terlihat.
TANGERANG, INTERNASIONALPOS.COM.
Proyek pembangunan jalan lingkungan yang berlokasi di RT 01/RW 01, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kab Tangerang, Banten, minggu (08/11)
Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan. Pasalnya, para pekerja di lokasi proyek diduga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Proyek jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 130 meter tersebut berada persis di pinggir kali.
Kondisi lokasi yang berdekatan dengan aliran sungai tentunya membutuhkan perhatian khusus terhadap keselamatan para pekerja guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Saat tim media Jaya Pos Com mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan dan mempertanyakan penggunaan perlengkapan K3.
Para pekerja tidak memberikan penjelasan secara terperinci. Mereka justru mengarahkan awak media untuk menemui mandor proyek.
“Temui saja mandor,” ujar salah seorang pekerja di lokasi.
Selain dugaan pengabaian K3, keberadaan papan informasi proyek juga belum diketahui saat tim media melakukan pemantauan. Padahal, papan informasi merupakan salah satu sarana penting.
Untuk memberikan keterbukaan kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pembangunan, terutama apabila proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah.
Informasi mengenai sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, serta waktu pelaksanaan proyek pun belum berhasil diperoleh.
Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan pelaksanaan pekerjaan, khususnya mengenai penerapan standar keselamatan kerja dan transparansi informasi proyek.
Usai melakukan pemantauan awal, tim media meninggalkan lokasi untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.
Serta mencari keterangan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut.
Pihak pelaksana proyek, mandor, maupun instansi terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi mengenai penerapan K3, keberadaan papan informasi, serta mekanisme pengawasan pekerjaan di lapangan.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan tersebut.
Pada wartawan ini, akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan penelusuran guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta mengutamakan keselamatan para pekerja.
(Abd / Ysn)